29 tahun sudah

malam itu rembulan menghangatkanku di malam hari, menerangi malamku yang penuh harap
dan ketika fajar tiba… kurasakan nikmat yang tiada henti
nikmat akan sebuah kehidupan yang memiliki jiwa dan harapan baru
kudapati cahaya itu makin menerangiku, makin membuatku merasa sangat berarti
kusandarkan, kuberpeluh semua padanya
karena kuyakin separuh nafasku adalah bagian hidupnya
tak pernah henti kumerasakan cintanya
tak pernah henti kurasakan kelembutannya
tak pernah henti kurasakan kecupan lembutnya di pagi hari
dan tak pernah terlewat ucapan indah dari mulutnya
ketika saat ini tiba, saat dimana separuh usiaku telah berlalu
Kau ucapkan “Selamat Ulang Tahun Sayang”
*dibuat 10 Maret 2010 pukul 20.35 oleh aku sendiri untuk suami tercinta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s