Kemanakah "JIWA" ?

Saat malam kembali menghampiri, tak satupun jua tempat yang dapat kujadikan sandaran
kekosongan, kehampaan, seolah menjadi teman keseharianku
Dalam keheninganpun, tidurku tak kutemui
Hanya terjaga dalam kesadaran, yang selalu membuatku terdiam
Tuhan…
Adakah kau temukan jiwa ku?
kemanakah dia pergi?
Uraian senyum hanyalah kemunafikan, menjadikan kefanaan semakin terlihat
Kini tak kutemui bongkahan2an yang tersisa
walau coba kulukis dalam hati dan jiwaku
Jelas tetap tak nampak bagiku
Kosong, bagai hitam menyelimuti dunia
 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s