Angin

Kini…
aku memandangimu, memandangi dalam matamu
ada yang tersirat dalam tatapan itu, namun tak dapat tersuratkan

semilir angin di malam ini, menghantarkanku akan sebuah rasa
dingin… yang kian menusuk ke dalam tulangku, dan menembus kedalaman jantungku.

semakin ku meratapnya, rasa itu semakin membuatku berdebar
dan bila kututup mataku, aku ingin berlari mengerjarnya
memelukmu, dan kusandarkan ragaku di dadamu

wahai angin, akankah kau sampaikan rasa ini?
dapatkan kau mengisi hatiku malam ini?
angin, sampaikan rasa rinduku
walau ku tau, kau tak pernah tau
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s