Ketika Bersentuhan

Hidup, tak pernah mengasingkan diri pada setiap insan
Termasuk ketika harus merelakan dirinya untuk bersentuhan
Bersentuhan dengan sebuah dawai cinta, yang tak pernah habis

Ketika cinta mulai hadir…
Maka ia akan bersentuhan dengan segala rasa
Cinta akan bersentuhan dengan doa, harapan dan impian
Cinta akan bersentuhan dengan kasih sayang
Cinta akan bersentuhan dengan keindahan
Cinta akan bersentuhan dengan kenikmatan
Cinta akan bersentuhan dengan rasa ingin memiliki
Cinta akan bersentuhan dengan hasrat
Cinta pun akan bersentuhan dengan tawa, bahkan air mata
Cinta akan bersentuhan dengan hati yang terdalam

Dan cinta yang paling indah adalah…
Ketika cinta itu bersentuhan dengan rasa rindu
Rindu yang hanya bisa tertanam dalam hati
Hingga nikmatnya mampu membawa pada sebuah imajinasi
Rindu…akan selalu indah untuk dirasakan
Apakah kau tahu itu?

Advertisements

3 comments on “Ketika Bersentuhan

  1. Keren, coba puisi itu dibacakan langsung oleh Mak Mira dalam sebuah acara…

    Wow banget daaach.

  2. indahjuli says:

    Jadikan rindu tak hanya sekedar kata-kata 🙂

  3. irmasenja says:

    rindu…rindu…rindu… sungguh aku rindu bertalu-talu, menghadirkan segala sedu, membuat hati berawan kelu,… sungguh ini rindu yang biru 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s