Cerita Malam

Malam ini, di sudut sana, seseorang mampu memberikan pelukan hangat meski sekedar pelukan pengantar tidur.

Malam ini, di sudut sana ada canda tawa, meski tak terbahak-bahak, tapi riangnya tak terkira

Malam ini, di sudut sana ada raga terhempas dalam kehangatan yang membuai kenyamanan, bahkan setiap detaknya mampu memberikan irama

Malam ini, di sudut sana ada hati yang meringis mencandu rindu yang terperi.  Wajahnya memilu, seluruh badannya terkoyak

Malam ini, di sudut sana ada empati, tentang sebuah ungkapan yang tak terurai, memekikkan asa hingga meriak

Malam ini, di sudut sana ada bibir yang terkatup bisu, jerit tangisnya menggaung memekik kehampaan dalam keheningan

Malam ini, di sudut sana ada jiwa yang tergopoh, memelas jiwa, lalu mengharap kasih. Hanya pengandai-an yang mampu ia lakukan

Malam ini, di sudut sana ada jiwa yang bersujud penuh kepasrahan. Hanya berucap syukur akan keagungan Sang Pencipta

Malam ini, di sudut sana jiwa-jiwa melayang, tak beraturan, menikmati kenikmatan yang fana. Hanya berbekal paras nafsu

Malam ini, di setiap sudut akan menampakkan dirinya, dengan segala asa dan rasa yang tak pernah terhenti

Malam ini, di dalam sudut imajiku, aku mendamba kedamaian, memelihara keikhlasan dan memupuk kasih. Meski kutahu, kau tak pernah tahu

#CeritaMalam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s