Mendamaikan Hati

Jika kembali kau tanyakan bagaimana aku saat ini?

Jawabannya, mungkin akan kembali kupikirkan lagi.

Meskipun aku selalu berharap akan mampu memberikan jawaban serupa pelangi,

Berwarna indah dan selalu memberikan keceriaan tak terhenti

Nyatanya, hidup tak selalu indah, namun tak jua selalu menawarkan kesedihan.

Setidaknya, itulah yang dinamakan sebuah proses dalam kehidupan

Aku berjalan, terkadang berhenti sejenak untuk mengatur nafas,

Lalu kemudian bersiap dengan langkah yang lebih cepat.

Entah mengarah kemana langkah kaki ini,

Bisa jadi aku akan mengikuti nalarku, atau mengikuti firasatku.

Kuakui, berdamai dengan hati tentulah tidak mudah,

Namun juga tidak terlalu sulit bagiku

Kuijinkan semua rasa singgah dalam hati ini, meski sekedar hanya mengurai pilu.

Pada akhirnya, ketika aku mencoba berdamai dengan hatiku

Aku mampu menjadi seperti yang ku mau.

Meskipun, lagi-lagi… aku tak mampu menarikmu seperti yang ku mau

Hanya sebatas siluet yang kudekap dalam rindu.

Advertisements

One comment on “Mendamaikan Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s