#RuangFiksi tak Berjudul

Baru kemarin kata terucap…

Kupikir Tuan mudah memahaminya.

Nyatanya? Aku masih serupa isapan liur untuk dahagamu

Lemparkan saja kerikil-kerikilmu pada wajahku yang tak lagi memiliki paras.

Aku sudah kebal pada luka yang kau sematkan

Tak ada tatapan matamu yang memberi sinar, apalagi rasamu yang kau akui telah terisi bulir kasih.

Semuanya kosong, Tuan!

Pergilah menjauh. Aku sulit memahamimu, Tuan.

Yang kau beri hanyalah kisah pilu dan lirih yang menyayat

#InspirasiTwitter @mirasahid

#RuangFiksi

Advertisements

One comment on “#RuangFiksi tak Berjudul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s