[RuangFiksi] Cermin

Aku menatap wajah itu, dengan hembusan napas yang beraroma khas
Tenggelam, menelitik segala sudut yang mampu kugenggam
Menyingkap tabir fana yang melabuh luas
Mengajakku pada kepekaan malam

Sayang…
Kemana kau akan membawaku?
Bukankah di sini tempat kita?
Dingin, adrenalinku mengalir begitu deras

Aku perjamkan mataku sesaat
Kuulangi hingga kupastikan semua ini tak nyata
Lagi, hanya ada kamu di depanku saat ini
Memandangku dengan jutaan tanya yang tak mampu kuungkap

Aku beranjak pada sebuah cermin
Sesaat setelah aku melangkah mengantarkan rasa yang kau titipkan
Tak berapa lama, akhirnya kusadari
Cermin ini menjadi saksi pada kisah yang kita bingkai

======================

*Maaf kalau fiksinya masih jauh dari sempurna 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s